Aamiin Ya Rabbal Aalamiin


Mengapa aku harus ikhlas?****
Bismillahir Rahmanir Rahim...

Mengapa aku harus ikhlas....agar iblis jungkir balik, kalah telak tanpa balas
Mengapa aku harus ikhlas.... agar aku mendapatkan berkah dalam setiap butir beras
Mengapa aku harus ikhlas.... agar sinergiku kian selaras
Mengapa aku harus ikhlas.... agar magnet diriku tidak terlepas
Mengapa aku harus ikhlas....agar manfaatku bisa berbekas

Mengapa aku harus menghormatinya....sebab itu jalurku menuju syurga
Mengapa aku harus merawatnya... karena kasihsayangku dibutuhkannya
Mengapa aku harus mencintainya....karena cinta membuat hatiku-hatinya berdaun berbunga
Mengapa aku harus hanya menyembah-Nya...sebabDialah Tuhan, Zat Maha Kuasa, ALLAH Subhana wa Ta'ala

Mengapa aku tak boleh kecewa... boleh saja selama kecewaku berbuah taqwa
Mengapa aku tak boleh berduka... boleh saja selama dukaku memurnikan cinta
Mengapa aku tak boleh menguasai dunia....boleh saja jika aku sudah kuasai diri di jiwa
Mengapa aku tak boleh tebar pesona....sebab segala pesona adalah milik ALLAH semata
Mengapa aku tak boleh mengeluh... karena keluhan membuatku rapuh
Mengapa aku tak boleh angkuh..... karena yang fana tak mungkin utuh
Mengapa aku tak boleh berlabuh.... sebab dunia saatnya melepas peluh
Mengapa aku tak boleh selingkuh.... mau dimana wajahku ditaruh
Mengapa ikhlasku tak boleh berkarat ....sebab ALLAH itu dekat
Mengapa aku tak boleh gila hormat...sebab orang gila harus dirawat
Mengapa aku tak boleh menjilat....sebab mendzikirkan lidah jauh lebih nikmat
Mengapa aku tak boleh cinta berat...sebab dunia ini sebentar lagi kiamat
Mengapa aku tak boleh lari dari masalah....karena aku tak mau lari dari kasih sayang-Nya
Mengapa aku tak boleh gundah dan gelisah.... agar jantungku tak lekas berdarah
Mengapa aku tak boleh memfitnah....karena aku tak mau memakan daging mentah
Mengapa aku tak boleh jika ingin semuanya indah....Karena indah hadir bersama masalah

Ya, mengapa aku harus ikhlas ....Agar ALLOH meridhoiku dan semesta merasakan manfaatku
Sebab, tugasku menebar manfaat dan bukan menebar pesona
Seperti pohon... dilempar batu dibalas buah
Yang terbaik untukku dan semesta Awet mudaku, pada jiwa yang tak lagi berbaju dunia. Wallahu alam bishowab.

"Sayangilah orang yang membenci kita,
pemurahlah pada orang yang bakhil kepada kita dan
senyumlah pada orang yang menghina kita.
insyaAllah suatu hari nanti mereka
akan menjadi seperti mana yang kita inginkan."

"Jangan nampak orang saja yang salah, kadang-kadang salah kita lebih besar dari orang. Jangan nampak orang saja yang buat dosa, kadang-kadang kita lebih melampau-melampau. Cuma dosa kita dalam bentuk 'silent', dalam bentuk yang tak nampak. Antara kita dengan ALLAH saja yang tahu."

~ Al-Fadhil Ustaz Mohammad Kazim Elias Al-Hafiz ~
✿ Biar buta mata daripada melihat kemungkaran,
✿ Biar bisu daripada menfitnah orang lain,
✿ Biar pekak daripada mendengar pekara yang tidak elok,
✿ Biar kudung kaki daripada melangkah kelorong maksiat,
✿ Biar tiada tangan daripada menjadi pencuri,
✿ Biar miskin daripada kaya andai sombong dan riak.
✿ Biar orang lain membenci kita asalkan ALLAH sayang pada kita.



Ada seorang pemuda yang sangat pemarah. Dia tidak dapat mengawal kemarahannya walaupun ianya hanya satu masalah kecil sahaja.

Pada suatu hari, bapanya telah menghadiahkannya dengan seguni paku. "Untuk apakah paku-paku ini ayah?" tanya pemuda tersebut. "Setiap kali kamu marah, kamu pakulah tembok batu di hadapan rumah kita ini, bagi melepaskan kemarahan mu" jawab ayahnya.

Pada hari yang Pertama sahaja, pemuda itu telah memaku sebanyak 37 batang paku pada tembok batu tersebut. Selepas beberapa minggu, setelah dia dapat mengurangkan kemarahannya, jumlah paku yang digunakan juga berkurangan.

Dia mendapati, adalah lebih mudah mengawal kemarahannya dari memukul paku menembusi tembok batu tersebut. Akhirnya tibalah pada suatu hari, dimana pemuda tersebut tidak marah, walau sekali pun.

Dia pun memberitahu ayahnya mengenai perkara tersebut dengan gembira. Bapanya mengucapkan tahniah dan menyuruh dia mencabut kembali paku itu satu persatu, pada setiap hari yang ia lalui tanpa kemarahan.

Hari berganti hari, dan akhirnya dia berjaya mencabut kesemua paku-paku tersebut. Pemuda tersebut lantas memberitahu perkara tersebut kepada bapanya dengan bangganya.

Bapanya lantas memimpin tangannya ke tembok tersebut dan berkata "Kau telah melakukannya dengan baik, anakku, tetapi lihatlah kesan lubang-lubang di tembok batu tersebut, tembok itu tidak akan kelihatan sama lagi seperti sebelumnya. Bila kau menyatakan sesuatu atau melakukan sesuatu ketika marah, ianya akan meninggalkan kesan parut dan luka, sama seperti ini.

Kau boleh menikam seseorang dengan pisau dan membunuhnya. Tetapi ingatlah, tak kesah berapa kali kau memohon maaf dan menyesal atas perbuatam mu, namun lukanya masih tetap ada. Luka di hati adalah lebih pedih dari luka fizikal.

Sahabat adalah permata yang sukar dicari. Mereka membuatkan kamu ketawa dan menggalakan mu ke arah kejayaan. Sahabat juga adalah seorang pendengar, berkongsi suka dan duka dan sentiasa membuka hatinya kepada kita.


Ketika aku berpikir negatif pada seseorang. Tanpa sadar, Aku telah menghakimi orang itu.

Lebih mudah mana...?
Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan, atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka

Lebih mungkin mana...?
berusaha mensteril semua tempat agar tak ada kuman atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri....

Lebih mudah mana.....?
Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan atau menjaga hati kita sendiri agar tak mudah tersinggung

Lebih penting mana.....?
Berusaha menguasai orang lain atau belajar menguasai diri sendiri

Yang penting bukan bagaimana orang harus baik padaku, melainkan bgmn aku berusaha baik pada semua orang.

Hidup ini tidak bisa menyenangkan hati semua orang tapi kita bisa menyenangkan Tuhan dan benar di mataNya.

Bukan orang lain yg membuat aku bahagia, tapi sikap akulah yg menentukan, aku bahagia atau tidak

Hidup adalah pilihan!!!

## kenapa kamu harus takut untuk jadi diri sendiri?? malu? atau tidak mampu?

JANGAN PΕRNΑН TERBURU-BURU MENILAI SESEORANG


Tapi maklumilah tiap jiwa disekeliling kita yg menyimpan cerita kehidupan tak terbayangkan di benak kita...

Αda air mata dibalik setiap senyuman,

Αda kasih sayang dibalik setiap amarah,
Αda pengorbanan dibalik setiap ketidak pedulian,

Αda harapan dibalik setiap kesakitan,
Αda kekecewaan dibalik setiap derai tawa..

Semoga bermanfaat agar kita menjadi manusia dengan rasa maklum yang semikin luas dan bersyukur dengan apa yg telah diberikan dlm hidup ini.

INGAT, kita bukan satu2nya manusia dg segudang masalah...

Tersenyumlah ..
Senyum mampu membasuh setiap luka ..
Maafkanlah..
Maaf mampu menyembuhkan semua rasa sakit..

Hiduplah dengan berbagi kepada yang membutuhkan, sebab kamu tidak tahu kapan hidup akan membuatmu membutuhkan uluran tangan orang lain.
Hukum kehidupan telah diciptakan untuk berbagi, siapa yang tidak berbagi akan
menemukan kematian dalam kuburan egoisnya sendiri, siapa yang berbagi, akan menemukan kebangkitan dalam hidupnya saat ini.
Sebab kamu tidak tahu rahasia
berbagi sampai kamu melakukannya dalam nyata.

Topeng


Menarik memang memperhatikan setiap peranan yang dimainkan setiap orang. Terkadang saya selalu mempertanyakan kepada diri saya sendiri "Mengapa ada manusia yang berkarakter jahat dan baik?". Saya selalu mempelajari setiap karakter manusia dan sangat sulit mengenal watak setiap orang. Kadang mereka bisa berbuat sangat baik di hadapan saya.

Namun terkadang mereka bisa berbuat sangat licik. Saya memang bukan orang baik hanya saja saya ingin melakukan peranan saya dengan jujur. Ya, saya tidak perlu menggunakan topeng untuk membuat image baik di hadapan semua orang.

Ketika banyak orang yang menggunakan topeng saya jadi ngeri sendiri. Betapa menyedihkannya dunia ini jika diisi oleh manusia-manusia seperti itu. Apa yang mereka inginkan? Akankah mereka senang menjadi orang lain dan bukan menjadi dirinya sendiri. Apakah mereka berbahagia dengan kehidupan palsu seperti itu?

Saya jadi ingat kata-kata ini "Mungkin setiap orang bisa dengan mudahnya membohongi orang lain, tapi ada yang tidak bisa dibohongi. Ya, dia adalah dirimu sendiri."...

Buat diriku dan juga saudara2ku yg bergelar muslimah..

Sesunguhnya Kewajiban perempuan untuk berbakti
kepada orangtuanya tidak lagi berlaku
apabila dia menikah. Sebagai gantinya, ia
harus berbakti kepada suaminya. Dan
apabila dia memberi dorongan agar suami
bisa terus berbakti kepada orangtuanya (si
suami), ia juga beroleh pahala seperti yang
diperoleh suaminya.

Jika seorang istri, yang di sepanjang
perkawinannya telah menjalankan semua
kewajibannya terhadap suami, sehingga
suaminya merasa amat bahagia didampingi
olehnya, dan ketika pada suatu hari si istri
itu meninggal dunia – sementara suaminya
merasa ridho, maka surga telah menunggu
si istri itu.
Allaahu a'lam bis-shawaab

Salam Jumaat...

Ya Allah! Ampunkanlah kami ya Allah.
Selama ini kami leka.
Selama ini kami lalai dalam mengejar nikmat dunia hingga kami lupa janji nikmat syurga Mu.
Cukupkanlah kami dengan apa yang Kau beri. Dan jadikanlah
kami insan yang tahu bersyukur.
Amin... Ya Rabbal 'Alamin...

Dosa yang paling keji terhadap rakan
bukanlah membenci mereka
tetapi kerana kita bermuka-muka dengan mereka.

Sesungguhnya persahabatan itu lebih unggul daripada percintaan,
tanpa persahabatan percintaan akan berakhir
tetapi tanpa percintaan, persahabatan boleh kekal.
Oleh itu
hargailah persahabatan yang terjalin.


Sahabat yang beriman ibarat mentari yang menyinar,
Sahabat yang setia bagai pewangi yang mengharumkan,
Sahabat sejati menjadi pendorong impian,
Sahabat berhati mulia membawa kita ke jalan Allah.

SUBHANALLAH, ... MENINGGALKAN YANG HARAM .., MAKA KELUARLAH AROMA HARUM MINYAK KESTURI DARI BADANNYA ...


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...

Ada seorang pemuda yang perkerjaannya menjual kain. Setiap hari dia memikul kain-kain dagangannya dan berkeliling dari rumah ke rumah. Kain dagangan pemuda ini dikenal dengan nama "Faraqna" oleh orang-orang. Walaupun pekerjaannya sebagai pedagang, tetapi pemuda ini sangat tampan dan bertubuh tegap, setiap orang yang melihat pasti menyenanginya.
Pada suatu hari, saat dia berkeliling melewati jalan-jalan besar, gang-gang kecil dan rumah-rumah penduduk sambil berteriak menawarkan dagangannya, "faraqna-faraqna", tiba-tiba ada seorang wanita yang melihatnya. Si wanita itu memanggil dan dia pun menghampirinya. Dia dipersilahkan masuk ke dalam rumah.

Di sini si wanita terpesona melihat ketampanannya dan tumbuhlah rasa cinta yang begitu besar dalam hatinya. Lalu si wanita ini berkata: "Aku memanggilmu tidak untuk membeli daganganmu., tetapi aku memanggilmu karena kecintaanku kepadamu. Dan di rumah ini sekarang sedang kosong."

Selanjutnya, si wanita ini membujuk dan merayunya agar mau berbuat 'sesuatu' dengan dirinya. Pemuda itu menolak, bahkan dia mengingatkan si wanita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan menakut-nakutinya dengan azab yang pedih di sisiNya. Tetapi sayang, nasihat itu tidak membuahkan hasil apa-apa, bahkan sebaliknya, si wanita menjadi tambah berhasrat. Dan memang biasa, orang itu senang dan penasaran dengan hal-hal yang dilarang ...

Akhirnya, karena si pemuda ini tidak mau melakukan yang haram, si wanita malah mengancam, katanya: "Bila engkau tidak mau menuruti perintahku, aku akan berteriak kepada semua orang dan aku akan katakan kepada mereka, bahwa engkau telah masuk ke dalam rumahku dan ingin merenggut kesucianku. Dan mereka akan mempercayaiku karena engkau telah berada dalam rumahku, dan sama sekali mereka tidak akan mencurigaiku."

Setelah si pemuda itu melihat betapa si wanita itu terlalu memaksanya untuk mengikuti keinginan-nya berbuat dosa, akhirnya dia berkata: "Baiklah, tapi apakah engkau mengizinkan aku untuk ke kamar mandi agar bisa membersihkan diri dulu?"

Betapa gembiranya si wanita mendengar jawaban ini, dia mengira bahwa keinginannya sebentar lagi akan terpenuhi. Dengan penuh semangat dia menjawab: "Bagaimana tidak wahai kekasih dan buah hatiku, ini adalah sebuah ide yang bagus."

Kemudian masuklah si pemuda ke kamar mandi, semen-tara tubuhnya gemetar karena takut dirinya terjerumus dalam kubangan maksiat. Sebab, wanita itu adalah perangkap syaitan dan tidak ada seorang laki-laki yang menyendiri bersama seorang wanita kecuali syaitan akan menjadi pihak ketiga.

"Ya Alah, apa yang harus aku perbuat. Berilah aku petunjukMu, wahai Dzat yang dapat memberi petunjuk bagi orang-orang yang kebingungan."

Tiba-tiba, timbullah ide dalam benaknya. "Aku tahu benar, bahwa termasuk salah satu kelompok yang akan dinaungi oleh Allah dalam naunganNya pada hari yang tidak ada naungan saat itu kecuali naunganNya adalah seorang laki-laki yang diajak berbuat mesum oleh wanita yang mempunyai kedudukan tinggi dan wajah yang cantik, kemudian dia berkata:

'Aku takut kepada Allah.' Dan aku yakin bahwa orang yang meninggalkan sesuatu karena takut kepadaNya, pasti akan mendapat ganti yang lebih baik... dan seringkali satu keinginan syahwat itu akan melahirkan penyesalan seumur hidup... Apa yang akan aku dapatkan dari perbuatan maksiat ini selain Allah akan mengangkat cahaya dan nikmatnya iman dari hatiku... Tidak... tidak ... Aku tidak akan mengerjakan perbuatan yang haram... Tetapi, apa yang harus aku kerjakan. Apakah aku harus melemparkan diri dari jendela ini? Tidak bisa, jendela itu tertutup rapat dan sulit dibuka. Kalau begitu, aku akan mengolesi tubuhku dengan kotoran-kotoran yang ada di WC ini, dengan harapan, bila nanti dia melihatku dalam keadaan begini, dia akan jijik dan akan membiarkanku pergi." Ternyata memang benar, ide yang terakhir ini yang dia jalankan. Dia mulai mengolesi tubuhnya dengan kotoran-kotoran yang ada di situ. Memang menjijikkan. Setelah itu dia menangis dan berkata:

"Ya Rabbi, hai Tuhanku, perasaan takutku kepadaMu itulah yang mendorongku melakukan hal ini. Oleh karena itu, karuniakan untukku 'kebaikan' sebagai gantinya."

Kemudian dia keluar dari kamar mandi, tatkala melihatnya dalam keadaan demikian, si wanita itu berteriak: "Keluar kau, hai orang gila!" Dia pun cepat-cepat keluar dengan perasaan takut diketahui orang-orang, jika mereka tahu, pasti akan berkomentar macam-macam tentang dirinya. Dia mengambil barang-barang dagangannya kemudian pergi berlalu, sementara orang-orang yang di jalan tertawa melihatnya.

Akhirnya dia tiba di rumahnya, di situ dia bernafas lega. Lalu menanggalkan pakaiannya, masuk kamar mandi dan mandi membersihkan tubuhnya dengan sebersih-bersihnya.

Kemudian apa yang terjadi? Adakah Allah akan membiarkan hamba dan waliNya begitu saja? Tidak... Ternyata, ketika dia keluar dari kamar mandi, Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan untuknya sebuah karunia yang besar, yang tetap melekat di tubuhnya sampai dia meninggal dunia, bahkan sampai setelah dia meninggal. Allah telah memberikan untuknya aroma yang harum semerbak yang tercium dari tubuhnya. Semua orang dapat mencium aroma tersebut dari jarak beberapa meter. Sampai akhirnya dia mendapat julukan "al-miski" (yang harum seperti kasturi).

Subhanallah, memang benar, Allah telah memberikan untuknya sebagai ganti dari bau kotoran yang dapat hilang dalam sekejap dengan aroma wangi yang dapat tercium sepanjang masa. Ketika pemuda ini meninggal dan dikuburkan, mereka tulis di atas kuburannya "Ini kuburan Al-Misky", dan banyak orang yang menziarahinya.

Demikianlah, Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak akan membiarkan hambaNya yang shalih begitu saja, tapi Allah Subhanahu wa Ta'ala akan selalu membelanya, Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa membela orang-orang yang beriman, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam hadits QudsiNya:

"Bila dia (hamba) memohon kepadaKu, pasti akan Aku beri. Mana orang-orang yang ingin memohon?!"

Sahabat yang budiman!

"Setiap sesuatu yang engkau tinggalkan, pasti ada gantinya. Begitu pula larangan yang datang dari Allah, bila engkau tinggalkan, akan ada ganjaran sebagai penggantinya."

Allah Subhanahu wa Ta'ala akan memberikan ganti yang besar untuk sebuah pengorbanan yang kecil. Allahu Akbar.

Manakah orang-orang yang mau meninggalkan maksiat dan taat kepada Allah sehingga mereka berhak mendapat-kan ganti yang besar untuk pengorbanan kecil yang mereka berikan??

Tidakkah mereka mau menyambut seruan Allah, seruan Rasulullah dan seruan fitrah yang suci?!

~ o ~

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...

Sabar Itu EMAS..!!


Saya sangat mengkagumi kerjaya sebagai guru sekolah. Sebuah kisah yang saya paparkan ini saya ulangi dari kisah benar seorang guru beberapa tahun yang lalu.

Ceritanya:
Saya mengajar di sekolah rendah di tengah2 bandaraya Kuala Lumpur . Saya mengajar sesi petang. Salah seorang murid saya setiap hari datang lambat ke sekolah. Kasut dan bajunya selalu kotor. Setiap kali saya bertanya tentang baju dan kasutnya dia hanya berdiam diri.

Saya masih bersabar dengan keadaan pakainnya, tetapi kesabaran saya tercabar dengan sikapnya yang setiap hari datang lambat. Pada mulanya saya hanya memberi nasihat. Dia hanya menundukkan kepala tanpa berkata2 kecuali anggukkan yang seolah2 dipaksa. Kali kedua saya memberi amaran, dia masih juga mengangguk tetapi masih juga datang lambat keesokannya. Kali ketiga saya terpaksa menjalankan janji saya untuk memukulnya kalau masih lambat. Anehnya dia hanya menyerahkan punggungnya untukdirotan . Airmata saja yang jatuh tanpa sepatah kata dari mulutnya.

Keesokan harinya dia masih juga lambat, dan saya memukulnya lagi. Namun ia masih tetap datang kesekolah dan masih tetap lambat. Suatu hari saya bercadang untuk mengintipnya ke rumahnya. Setelah mendapatkan alamatnya, saya meneruskan niat saya. Dia tinggal di sebuah kawasan setinggan t ida k berapa jauh dari sekolah. Keadaan rumahnya sangat daif. Saya nampak murid saya itu sedang berdiri di depan rumahnya dalam keadaan gelisah. Seorang wanita yang mungkin ibunya juga kelihatan gelisah.

Lebih kurang pukul 1.30 seorang anak lelaki sedang berlari2 sekuat hati menuju ke rumah itu. Sambil berlari dia membuka baju sekolahnya. Sampai di depan rumah baju dan kasutnya diserahkan pula kepada murid saya yang terus bergegas memakainya. Sebelum pakaian sekolah sempurna dipakai, dia sudah berlari ke arah sekolah.

Saya kembali ke sekolah dengan penuh penyesalan. Saya memanggil anak itu sambil menahan airmata yang mula tergenang.
“Maafkan cikgu. Tadi cikgu pergi ke rumah kamu dan memerhatikan kamu dari jauh. Siapa yang berlari memberikan kamu baju tadi?”
Dia terkejut dan wajahnya berubah.

“Itu abang saya. Kami kongsi baju dan kasut sebab tak ada baju lain. Itu saja baju dan kasut yang ada. Maafkan saya, cikgu.” Jawabnya
“Kenapa kamu tak beritahu cikgu dan kenapa kamu biarkan saja cikgu pukul kamu?”
” Mak pesan, jangan meminta2 pada orang, jangan ceritakan kemiskinan kita pada orang. Kalau cikgu nak pukul serahkan saja punggung kamu.”
Sambil menahan airmata yang mula berguguran saya memeluk anak itu, “Maafkan cikgu, …….”
Kejadian itu cukup menginsafkan saya. Selepas itu saya cuba membantunya setakat yang mampu. Cerita2 begini membantu melembutkan hati yang keras.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...